Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Menteri Luar Negeri Korut, Ri Yong-ho. ( aa . com . tr / ar ) dakwatuna . com – New York. Menter...

Menteri Korut: Program Nuklir Agar Negara Kami Tak Dijajah AS Menteri Korut: Program Nuklir Agar Negara Kami Tak Dijajah AS

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Menteri Luar Negeri Korut, Ri Yong-ho. (aa.com.tr/ar)
dakwatuna.com – New York. Menteri Luar Negeri Korea Utara (Menlu Korut), Ri Yong-ho, menyebut aktivitas nuklir negaranya untuk mencegah Amerika Serikat (AS). Selain itu, menurutnya, aktivitas nuklir juga untuk mencegah penjajahan AS atas negaranya dan penyeimbang kekuatan.
Dilansir dari aa.com.tr/ar, Ahad (24/09/2017), pernyataan itu disampaikan Yong-ho saat berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
Bahkan, Yong-ho menyebut Presiden AS Donald Trump menderita sakit mental. “(Trump, red) panaroid dan meletakkan jarinya pada senjata nuklir,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yong-ho kembali menegaskan rudalnya mampu mencapai wilayah AS. Sementara Trump, menjuluki Presiden Korut Kim Jong-un sebagai ‘manusia rudal’.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961
Terkait julukan itu, Menlu Yong-ho menyebut Trump bunuh diri dengan pernyataannya itu. “Jika warga sipil terbunuh karena pernyataan bunuh diri itu (serangan Trump pada Kim Jong-un), maka Trump-lah yang akan bertanggungjawab penuh,” lanjutnya.
Sebelumnya, pada Selasa lalu Presiden AS mengecam keras Korut dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-72. Trump mengatakan, “Amerika punya kekuatan dan kesabaran yang banyak. Tapi jika sekutu kami mendapatkan ancaman, maka kami akan luluh lantakkan Korut.”
Trump juga menyinggung para penyokong Korut. Menurutnya, pihak-pihak yang memasok senjata dan dana ke Korut, sama dengan menyalakan perang nuklir. (whc/dakwatuna)
Sumber: Anadolu Ajansi Arabic

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Peluncuran Rudal. ( aa . com . tr / ar ) dakwatuna . com – Teheran. Pemerintah Iran, Sabtu (23/0...

Iran Umumkan Keberhasilan Peluncuran Rudal Balistik Sejauh 2000 Km Iran Umumkan Keberhasilan Peluncuran Rudal Balistik Sejauh 2000 Km

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Peluncuran Rudal. (aa.com.tr/ar)
dakwatuna.com – Teheran. Pemerintah Iran, Sabtu (23/09/2017), mengumumkan keberhasilan uji coba rudal balistik sejauh 2000 km. Disebutkan, rudal tersebut memiliki hulu ledak.
Dilansir dari stasiun televisi resmi di Iran, uji coba dilakukan dalam sebuah kampanye militer di Teheran. Kampanye militer itu sendiri, disebut juga dihadiri oleh Presiden Iran, Hassan Rouhani.
Rudal yang diberi nama “Khorramshahr” merupakan rudal berhulu ledak yang mampu menempuh jarak hingga 2000 km. Menurut sumber, rudal ini adalah jenis ketiga yang dimiliki oleh Teheran.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961
“Iran akan memperkuat kemampuan rudalnya tanpa perlu persetujuan dari negara manapun,” kata Rouhani, seperti dilansir dari aa.com.tr/ar.
Presiden Iran itu menambahkan, “Rudal-rudal Iran tidak dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir atau melanggar hukum internasional.”
Sebelumnya, pada Selasa lalu Presiden AS Donald Trump mengecam keras Iran dalam pidatonya di Sidang Umum PBB. Menurutnya, Iran berusaha untuk mendapatkan senjata nuklir. Selain itu Trump juga menuding Iran menebar kekerasan di Yaman, Suriah dan negara lain di Timur Tengah. (whc/dakwatuna)
Sumber: Anadolu Ajansi Arabic

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Muhammad Mahdi Akif, mantan Pemimpin Tertinggi IM (aljazeera.net) dakwatuna . com – Kairo. Kelua...

Innalillahi, Mantan Mursyid ‘Am Ikhwanul Muslimin Wafat Innalillahi, Mantan Mursyid ‘Am Ikhwanul Muslimin Wafat

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Muhammad Mahdi Akif, mantan Pemimpin Tertinggi IM (aljazeera.net)
dakwatuna.com – Kairo. Keluarga Mursyid Am Jamaah Ikhwanul Muslimin, Muhammad Mahdi Akif, mengumumkan wafat sang Mursyid di penjara di Mesir, Jumat (22/09/2013). Hal ini setelah kesehatannya semakin memburuk di usia yang telah mencapai 89 tahun. Sementara itu, muncul kabar bahwa pemerintah Mesir menghalangi prosesi pemakaman jenazahnya.
“Akif selama ini terbaring di Rumah Sakit Qasr El Eyni (RS pemerintah di pusat kota Kairo), setelah kesehatannya semakin memburuk sejak beberapa bulan terakhir,” kata Abdel Moneim Abdel Maqsoud, kuasa hukum Akif. Ia juga menyebut, selama ini tidak ada pemeriksaan kesehatan meski hal itu telah diminta.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961 Abdel Maqsoud menambahkan, salat jenazah akan dilakukan di masjid rumah sakit. Hal ini akan dihadiri oleh istri Akif, putri, pengacara dan sejumlah kecil keluarganya. Setelah itu, jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga Akif di Kairo.
“Perwakilan dari kejaksaan Mesir tiba di tempat meninggalnya Akif. Mereka lalu melarang prosedur hukum untuk mengeluarkan izin pemakaman,” lanjut Abdel Maqsoud.
Sedangkan keluarga Akif menyatakan, pengacara telah menerima instruksi dari pihak kemanan untuk menyelesaikan upacara pemakaman pada sore hari, Jumat.
Sementara itu, Juru bicara Jamaah Ikhwanul Muslimin, Ahmed Saifuddin mengatakan, “Pihak keamanan pemerintah kudeta melarang keluarga untuk mensalatkan jenazah Asy-Syahid dengan izin Allah, Ustaz Muhammad Mahdi Akif, mantan Mursyid ‘Am Ikhwanul Muslimin. Mereka juga memaksa keluarga untuk memakamkan jenazah pada malam hari. Jamaah menganggap hal itu sebagai penistaan terhadap jenazah Syahid al-Mujahid.”
Jamaah IM dalam keterangannya juga mengecam “pemenjaraan dan perlakuan buruk, terlepas dari penyakit dan lanjutnya usia, mereka sengaja membunuhnya.”
Bahkan jubir IM, Thal’at Fahmy menyebutkan, “Kematian Akif merupakan pembunuhan sistematis dan sebuah kejatahan nyata.”
IM juga menyerukan para putra-putra Jamaah baik di Mesir maupun di luar Mesir. “Untuk menggelar salat gaib pada mantan Mursyid-nya.” Jamaah juga menginstruksikan kantor-kantor perwakilan untuk melakukan hal yang sama. “Ia syahid karena sakit di penjara,” tambah keterangan. (whc/dakwatuna)
Sumber: Al-Jazeera

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Akibat blokade, warga Jalur Gaza harus menghadapi penderitaan berkepanjangan. ...

Kasus Bunuh Diri di Gaza Meningkat Kasus Bunuh Diri di Gaza Meningkat

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Akibat blokade, warga Jalur Gaza harus menghadapi penderitaan berkepanjangan.
Akibat blokade, warga Jalur Gaza harus menghadapi penderitaan berkepanjangan.
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Mohanned Younis (22) seorang penulis muda dan lulusan farmasi melakukan bunuh diri pada akhir bulan lalu dengan menghirup gas beracun. Setelah mencoba meninggalkan Jalur Gaza berkali-kali untuk memajukan karir menulisnya, dia akhirnya depresi, dan merasa tidak memiliki tujuan dalam hidupnya. Akhirnya Younis memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Kasus yang dialami Younis bukanlah hal baru di jalur Gaza. Dilaporkan kasus bunuh di di Gaza semakin meningkat. Walaupun tidak ada statistik resmi mengenai masalah ini, namun pejabat kesehatan di Jalur Gaza mengatakan bahwa mereka mengetahui 200 sampai 300 kasus bunuh diri yang terjadi dalam dua tahun terakhir.

Data lain menganggap dari LSM We Are Not Bumbers (WANN) mencatat 80 kasus bunuh diri per bulan pada bulan Januari dan Februari 2016. Angka ini meningkat sebesar 160 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Di beberapa lingkungan, kasus bunuh diri telah menjadi kejadian mingguan.

Anas Jnena, seorang penulis di WANN, mengatakan insiden semacam ini tidak pernah terdengar beberapa tahun yang lalu.

"Ketika saya masih remaja, saya tidak pernah mendengar tentang sesuatu seperti bunuh diri, saya bahkan tidak pernah tahu apa arti bunuh diri, mungkin hanya di buku. Tapi itu sangat jauh dari sesuatu untuk dipahami, sampai menjadi lebih teratur dan umum di Gaza," katanya seperti dilansir Middle East Monitor, Kamis (21/9).

Lebih dari separuh dari mereka yang tinggal di bawah pengepungan di Jalur Gaza berusia di bawah 18 tahun. Kenaikan depresi terutama terjadi di kalangan pemuda yang setelah mencapai tingkat pendidikan tinggi mendapati bahwa keterampilan mereka tidak berguna dan mereka tidak dapat pergi dari wilayah tersebut. Jalur ini memiliki tingkat pengangguran kaum muda tertinggi di dunia,

Banyak dari mereka yang mencoba bunuh diri memiliki pendidikan tinggi; Menurut Direktur jenderal Pusat Promosi Kesehatan dan Peningkatan Mental di Gaza, Ahmed Abu Tawahina mengatakan kebanyakan pemuda tersebut lulusan universitas namun tidak memiliki harapan untuk mencari pekerjaan.

"Kehidupan di Gaza benar-benar sulit, jadi mereka mencoba untuk berhenti melakukannya," katanya.

Menurut para pemuda tersebut, alasan utama mereka merasa depresi karena ketidakmampuan melakukan perjalanan ke luar Gaza, diikuti oleh pemadaman listrik yang terus-menerus, kurangnya prospek kerja dan ancaman serangan Israel.

Kesedihan yang dirasakan warga muda Gaza semakin bertambah saat mereka membandingkan kehidupannya dengan dunia luar melalui media sosial.

Adapun wanita yang mencoba bunuh diri penelitian menunjukan bahwa perempuan tersebut sering menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau mengalami depresi karena masalah keluarga.

Demikian pula, tekanan bagi pria untuk menyediakan kebutuhan finansial bagi keluarga mereka. Hal ini sering menyebabkan kesengsaraan bagi banyak orang karena mereka dianggap tidak berguna oleh keluarga dan masyarakat.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961
Menurut WANN, penyebab utama meningkatnya kasus bunuh diri di Gaza tidak lain dikarenakan blokade oleh Israel sejak 2007, Gaza adalah wilayah terpadat keenam di dunia. Sedikitnya sumber daya dan ketidakmampuan untuk melarikan diri telah menyulitkan kehidupan di sana dan membuat warga merasa terperangkap

Saat ini, Gaza juga menghadapi krisis energi, air dan kesehatan. Warga hanya menerima maksimal dua sampai empat jam listrik setiap hari, membuat air bersih dan sistem pembuangan limbah tidak bisa dioperasi. Diperkirakan 40 persen obat yang diperlukan juga tidak tersedia atau akan habis dalam waktu satu bulan, sementara pasien yang membutuhkan perawatan darurat dicegah meninggalkan wilayah tersebut.

Awal bulan ini, Komite Populer melawan Pengepungan di Gaza menemukan bahwa delapan dari sepuluh warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan. Dengan tidak adanya tanda blokade yang berakhir, ekonomi tidak mampu menanggung biaya dan tingkat pengangguran telah melampaui 42 persen.

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah dakwatuna . com – Muhammadiyah Aid melepas Tim Medis yang berangkat ke Kota Cox’s Bazar di Bang...

Muhammadiyah Aid Kirim Tim Medis ke Bangladesh Muhammadiyah Aid Kirim Tim Medis ke Bangladesh

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah

dakwatuna.com – Muhammadiyah Aid melepas Tim Medis yang berangkat ke Kota Cox’s Bazar di Bangladesh pada Jumat (22/9/2017). Salah satu bendera PP Muhammadiyah ini berangkat dalam misi kemanusiaan membantu para pengungsi Muslim Rohingya yang terusir dari kampung halaman mereka di provinsi Rakhine, Myanmar. Ratusan ribu pengungsi Rohingya yang menempati camp-camp pengungsian di wilayah tersebut hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan. Tenda-tenda camp yang kurang layak membuat banyak pengungsi mulai diserang berbagai penyakit dan keluhan kelelahan fisik.
Tim Medis Muhammadiyah Aid yang dipimpin oleh Dr. Corona Setiawan berangkat ke Bangladesh. Tim yang beranggotakan tiga dokter dan sembilan perawat serta personel supervisi dari Lazismu ini langsung berkoordinasi dengan anggota Muhammadiyah Aid yang telah berada di Dhaka sejak tanggal 17 September lalu. Tim Muhammadiyah Aid yang telah melakukan kerjasama dengan LSM lokal di Cox’s Bazar akan melakukan pelayanan kesehatan sekaligus memberikan bantuan obat-obatan dan makanan nutrisi balita. Tim juga akan melakukan kajian mendalam untuk bantuan kemanusiaan jangka panjang dalam penanganan nasib Muslim Rohingya di Myanmar.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961
Sebelumnya pada bulan Januari lalu Muhammadiyah Aid telah melakukan analisis kebutuhan barang di Provinsi Rakhine sebelum terjadinya exodus ratusan ribu penduduk ke Bangladesh. Tim juga telah bertemu dengan pemerintah lokal termasuk mengunjungi 5 camp IDPs untuk memberikan bantuan. Pada bulan Mei, Muhammadiyah Aid kembali ke Myanmar dan bertemu dengan 14 LSM lokal, LSM Internasional/PBB, dan pemerintah kabupaten/kecamatan di sana. Pada tahapan selanjutnya, Tim masih akan menunggu kebijakan selanjutnya dari Pemerintah Myanmar sekaligus menunggu kemudahan akses untuk masuk provinsi Rakhine.

Komitmen Muhammadiyah Aid

Muhammadiyah Aid merupakan komitmen PP Muhammadiyah dalam melaksanakan amanah Muktamar untuk turut aktif dalam bantuan kemanusiaan internasional. Lazismu-lazismu di daerah juga diberi tanggung jawab untuk memberikan kontribusi donasi yang sangat besar demi misi bantuan ini. Tujuannya agar Lazismu ini bisa bergerak bersama dengan Majelis dan lembaga tingkat pusat dalam bendera Muhammadiyah Aid menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara Muslim Rohingya.
Misi kemanusiaan ini selaras dengan komitmen bangsa Indonesia. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sejak awal telah membuka dialog secara intensif dengan pemerintah Myanmar tentang misi ini. Diikuti dengan pengiriman bantuan kebutuhan untuk pengungsi Rohingya.
Secara khusus PP Muhammadiyah menyampaikan terima kasih atas partisipasi serta keikhlasan bantuan terutama dari para warga dan simpatisan Muhammadiyah. Tidak lupa PP Muhammadiyah mengucapkan terima kasih juga kepada masyarakat umum. Bantuan dari seluruh bangsa Indonesia insya Allah akan disalurkan kepada saudara-saudara kita Muslim Rohingya. (sb/dakwatuna)

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Ledakan dahsyat terjadi di sebuah gudang persenjataan (ilustrasi) REPUBLIK...

Pesawat Tempur Israel Serang Gudang Senjata Hizbullah Pesawat Tempur Israel Serang Gudang Senjata Hizbullah

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
 Ledakan dahsyat terjadi di sebuah gudang persenjataan  (ilustrasi)
Ledakan dahsyat terjadi di sebuah gudang persenjataan (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Pesawat tempur Israel melancarkan serangan di dekat Bandara Internasional Damaskus, Suriah, pada Jumat (22/9). Mereka menargetkan gudang penyimpanan senjata milik kelompok Hizbullah Lebanon.

Syrian Observatory for Human Right yang berbasis di Inggris mengatakan, serangan itu mengakibatkan sejumlah kehancuran dan telah mengguncang Bandara Internasional Damaskus. Serangan ini merupakan serangan terbaru dari serangkaian serangan Israel di Suriah.

Dua pekan lalu, Israel dilaporkan telah menyerang sebuah gudang yang diduga digunakan sebagai tempat produksi senjata kimia milik pemerintah Suriah. Sebelumnya, seorang pejabat senior Israel mengatakan Israel akan mengebom istana Presiden Suriah Bashar al-Assad di Damaskus, jika Iran terus memperluas pengaruhnya di negara yang dilanda perang tersebut.

Dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang merupakan sekutu dekat Assad, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyuarakan keprihatinannya akan kehadiran pasukan Iran dan Hizbullah di Suriah.

Dilansir dari Aljazirah, konflik Suriah dimulai pada Maret 2011 saat pemberontak melawan pemerintah Assad. Namun konflik berubah menjadi perang sipil yang telah menewaskan ratusan ribu orang.

Perang tersebut kemudian berkembang menjadi konflik kompleks multi-front yang melibatkan pasukan pemerintah, pemberontak Suriah, militan Kurdi, dan kelompok bersenjata, termasuk ISIS. Pemerintahan Assad, yang didukung oleh Rusia dan Iran, telah berselisih dengan AS, Turki, dan negara-negara lain yang mendukung pasukan pemberontak.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah PKI dan DI/TII, Dua Hantu Politik Terus Gentayangan. Kenapa keduanya disebut hantu politik? Karen...

PKI dan DI/TII, Dua Hantu Politik Terus Gentayangan PKI dan DI/TII, Dua Hantu Politik Terus Gentayangan

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah

PKI dan DI/TII, Dua Hantu Politik Terus Gentayangan. Kenapa keduanya disebut hantu politik? Karena dua nama tersebut sudah mati, tetapi keduanya sering bangkit kembali di momen-momen tertentu. PKI contohnya, di bulan September ini bangkit gentayangan di medsos, media online dan di dunia nyata. Kita dihimbau untuk waspada dan sigap menghadapi kebangkitan hantu PKI.
Kemudian ada orang mencoba mengingatkan: “Jangan hanya mewaspadai bangkitnya PKI, karena DI/TII pun telah nyata bangkit di Indonesia.”

isu pki di indonesia

Ya, Partai Komunis Indonesia (PKI) bangkit lagi, kata orang. Seperti hantu yang bangkit dari kubur.
Orang-orang sibuk merundingkan hantu. Yang ada melulu desas-desus. Semuanya bicara katanya. Tapi, ketika ditanya mana hantunya, semuanya membalas dengan jawaban tidak jelas.
Ok, anda tidak setuju PKI, sama seperti anda tidak setuju komunisme. Dunia pun sudah tahu, komunisme cuma omong kosong belaka. Uni Sovyet ambruk. Tembok Berlin runtuh. RRC hari ini lebih bergaya kapitalis dibanding komunis. Hanya Korea Utara yang mempunyai pemimpin dengan rambut cepak ngangkang yang masih setia dengan jargon komunisme. Itu pun ditegakkan dengan penderitaan rakyatnya.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961 Di Indonesia, PKI cuma tinggal cerita hantu. Sejak 12 Maret 1966 PKI dan ormas pendukungnya telah sah dibubarkan. Sebelumnya ribuan orang yang disangka anggota PKI mati dibunuh. Tokoh-tokohnya ditangkapi dan dipisahkan dari komunitasnya di Pulau Buru.
Bukan hanya itu. Anak cucu orang yang disangkakan PKI atau simpatisannya pun kena imbas. Secara politik mereka dimatikan, secara ekonomi mereka dimiskinkan, secara sosial mereka diasingkan. Jadi, di samping secara ideologi komunis telah bangkrut, daya penopang mereka guna tumbuh lagi pun tidak ada. Apa mungkin belum cukup hampir dua dekade kita membredel komunisme?
Justru yang sekarang paling layak dicurigai ialah DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia). Jika dirasakan sama-sama pemberontak dan tidak cocok dengan pandangan hidup Pancasila, malah kebangkitan DI/TII lebih nyata kini dibanding kebangkitan PKI.
Dulu mereka melancarkan pemberontakan di Jawa Barat, Aceh, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan. Beberapa tokohnya dihukum mati. Tapi tidak sebagaimana keluarga anggota PKI yang dihabisi baik nyawa, peluang ekonomi, politik dan sosial. Keluarga pemberontak DI/TII hidup nyaman-nyaman saja. Padahal kelakuannya sama dengan PKI, sama-sama anti-Pancasila. Sama-sama pemberontak. Sama-sama menciptakan kekacauan. Sama-sama menyusahkan rakyat.
Justru kebangkitan DI/TII jauh lebih terasa jika dikomparasikan dengan kebangkitan PKI. Tokoh pendiri PKS, Hilmi Aminuddin, ialah anak seorang panglima Tentara Islam Indonesia. Justru dia kini asyik menegakkan partai. Toh, kita seluruhnya santai-santai saja. Meskipun, anehnya, orang-orang PKS yang sangat ngotot menyinggung kebangkitan PKI, mereka tidak pernah mau menyuarakan kebangkitan DI/TII.
Padahal dosa DI/TII terhadap bangsa ini tidak kalah besar dengan dosa PKI.
Bukan cuma itu, kebangkitan DI/TII lebih terasa dengan hadirnya HTI dan kelompok tak waras khilafah. Saat ini ketika agama dimainkan guna kepentingan politik, justru hal tersebut melegitimasi kebangkitan pemberontak DI/TII. Fenomena diharamkannya upacara bendera, dilarangnya hormat bendera, semaraknya isu agama dalam pemilu, banyaknya kekerasan atas nama agama ialah ciri-ciri kebangkitan ideologi DI/TII.
Justru ini yang jauh lebih riskan ketimbang komunisme. Kita tidak perlu fobia komunis bangkit, sebab dia memang telah ambruk. Kita layak kuatir DI/TII muncul lagi, karena ideologi sejenis ini sekarang sedang merasuki dunia. Lihat Taliban, Hizbut Tahrir, Ikhwanul Muslimin, ISIS, Al-Qaidah, Jabhat Nusrah , dan kelompok-kelompok jihadis lainnya yang bermaksud menegakkan negara Islam, ideologi dan teknik berfikirnya sama dengan DI/TII.
Kebangkitan ideologi DI/TII ini anda rasakan dengan slogan kampanye Jakarta Bersyariah, yang ketika pilkada tidak sedikit digembar-gemborkan.
Hanya saja, walau sama-sama biadabnya dengan PKI, isu kebangkitan DI/TII ini dapat ditutupi dengan berselimut ayat dan slogan agama. Maklum, rakyat mudah terpukau dengan bungkus agama yang bombastis. Semua hal politik dibalut agama. Ini karakteristik DI/TII.
Padahal, kelakuannya sama dengan PKI. Sama-sama suka memberontak terhadap pemerintahan yang sah. Sama-sama suka meneror rakyat. Sama-sama suka menciptakan kekacauan.
Bedanya, bila ideologi komunis ketika ini telah mampus, ideologi DI/TII yang malah makin semarak. Orang-orang berideologi DI/TII bebas berkeliaran. Anehnya, merekalah yang sekarang paling gencar berteriak bangkitnya PKI. Teriakan tersebut kemungkinan besar guna menutupi agendanya sendiri. Mereka sedang membangunkan sebuah “pemberontakan” terhadap Indonesia.
Lalu, anda malah dibikin terlena dengan isu hantu PKI. Padahal orang-orang berideologi DI/TII sedang siap menerkam.
PKI tersebut sekarang sejenis hantu pocong, yang hanya ada dalam cerita horor. Sementara sekarang ini kekuatan DI/TII ibarat penyamun sadis. Keberadaannya nyata. Mestinya anda tahu, me*sti lebih mewaspadai yang mana?
(Ditulis kembali dari artikel: “PKI Itu Pocong, DI/TII Adalah Begal” tulisan Eko Kuntadhi dari Geotimes.co.id)

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Moqu tebarkan cinta Quran REPUBLIKA.CO.ID,Lewat program Mobile...

Moqu Tebarkan Cinta Quran ke Puluhan Ribu Anak Indonesia Moqu Tebarkan Cinta Quran ke Puluhan Ribu Anak Indonesia

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Moqu tebarkan cinta Quran
Moqu tebarkan cinta Quran
REPUBLIKA.CO.ID,Lewat program Mobile Qur'an (Moqu) PPPA Daarul Qur’an terus menyebarkan dakwah Quran pada anak-anak Indonesia. Bersama para pendongeng, armada Moqu terus menjelajah sudut-sudut kampung, gang sempit, di pinggiran kota hingga pelosok daerah.

Seperti Jumat (22/9) pagi, sekitar 120 siswa SD Kalimekar, Subang, Jawa Barat, mendapat motivasi menghafal quran dari tim Moqu dengan nonton bersama video motivasi, mendengarkan cerita islami, dan sesi muhasabah diri. Para siswa tampak begitu antusias dan tersentuh dengan motivasi dari tim Moqu.

Air mata Alika, siswa kelas 5, pun menetes saat sesi muhasabah. "Aku sedih karena sering melawan pada orang tua" kata Alika saat ditanya kenapa ia sampai menangis.

Mobile Qur'an mengajak anak-anak Indonesia untuk mau terus belajar mengaji dan ikut menghafal al quran bersama teman-teman mereka. Selama tahun 2017 dari hingga bulan Agustus tercatat Mobile Qur'an telah melayani penerima manfaat sebanyak 43.120 anak-anak di seluruh Indonesia.
Penerima manfaat tersebut tersebar di 169 titik, 9 Provinsi (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Nangro Aceh Darussalam). Perinciannya, 25 kabupaten/kota (Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Pandeglang, Lebak, Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, Kabuaten Bogor, Depok, Bekasi, Kabupaten Bekasi, Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Garut, Cirebon,  Tulungagung, Pasuruan,  Blitar, Malang, Gowa, Makassar, dan Kabupaten Bandar Baru).

Sebaran manfaat program Mobile Qur’an ini akan dapat dirasakan lebih banyak lagi oleh anak-anak Indonesia, tentunya atas dukungan Anda dengan berpartisipasi melalui rekening Rek BCA 6030308041 atau klik http://s.id/moqujelajahnusantara
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputra sujud syukur di ...

Cerita Mohammad Ahsan Tentang Prosesnya Berhijrah Cerita Mohammad Ahsan Tentang Prosesnya Berhijrah

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputra sujud syukur di tengah lapangan usai mengalahkan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dan lolos ke babak final Kejuaraan Dunia BWF 2017, Sabtu (26/8).
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputra sujud syukur di tengah lapangan usai mengalahkan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dan lolos ke babak final Kejuaraan Dunia BWF 2017, Sabtu (26/8).
REPUBLIKA.CO.ID, "Saya hanya berusaha menerapkan ajaran agama saya, yakni agama Islam semampu yang saya bisa. Semuanya mengalir begitu saja. Jika perilaku saya di tengah lapangan kemudian menjadi viral di media sosial, saya tidak memikirkannya. Kalau ada yang menggangap baik dan mencontoh apa yang saya lakukan, Alhamdullillah," begitulah kata-kata pertama yang meluncur dari mulut Mohammad Ahsan, salah satu atlet bulu tangkis andalan Indonesia di nomor ganda putra saat berbincang dengan Republika di acara persemian Gedung Bulutangkis milik Candra Wijaya di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, pekan lalu.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961
Penampilan dan perilaku Ahsan saat mengikuti Kejuaraan Dunia BWF 2017 lalu di Glasgow, Skotlandia menjadi perbincangan masyarakat, terlebih di dunia maya. Foto-foto Ahsan dan pasangannya di ganda putra, Rian Agung Saputra dengan menggunakan legging untuk menutup aurat hingga di bawah lutut menjadi pembeda dengan atlet lainnya.
Ditambah lagi dengan Ahsan saat minum setengah duduk, menjadi 'buah bibir' di media sosial. Pasalnya bisa dibilang pemain lainnya minum saat jeda pertandingan atau istirahat sambil berdiri dan hanya Ahsan yang minum setengah duduk.
Ahsan juga tidak menyalami wasit atau hakim garis perempuan karena bukan muhrimnya. Ahsan hanya menangkupkan kedua telapak tangan kepada wasit atau hakim garis perempuan dalam pertandingan yang dijalaninya sebagai pengganti bersalaman. Ahsan juga selalu sujud syukur setiap usai menjalani pertandingannya. Ahsan juga mulai memelihara jenggot.
"Semua mengalir begitu saja, pertama kali yang saya lakukan adalah menggunakan legging," tuturnya.
Ini sudah ia lakukan saat ia masih berpasangan dengan Hendra Setiawan. Ia tidak ingat persis kapan pertama kalinya memakai legging. Namun Ahsan mengaku dirinya mantap memakai legging di awal 2016, ketika itu ia baru saja pulang menunaikan ibadah umrah.
"Saya lebih mantap dan memutuskan untuk memakai legging (menutup) aurat usai melakukan umrah awal tahun 2016," ujarnya.
Sedangkan untuk minum sambal duduk dan tidak bersentuhan dengan lawan jenis itu berjalan begitu saja. Ketika ia tahu itu memang ajaran Islam dan sunnah dari Nabi Muhammad SAW, maka ia mengikutinya. Tidak ada niat macam-macam, ternyata setelah itu ia ikuti, ia jadi lebih tenang, terlebih saat dalam pertandingan.
Ahsan mengungkapkan dirinya mendapat adab-adab Islam yang dia praktikkan tersebut dari pengajian maupun dari buku-buku ataupun artikel di internet yang dibacanya. "Saya ikut pengajian di masjid dekat rumah, selain itu saya juga menambah pengetahuan dari membaca baik dari buku-buku islami ataupun artikel islami di internet," jelasnya.
Sebagai pemain bulutangkis profesional dan menjadi andalan Indonesia, Ahsan mesti pandai mengatur waktu antara urusan dunia dan akhirat. "Saya berusaha menjalankan apa yang saya bisa, jika ada yang mengikuti saya Alhamdulillah kalau itu baik, menjadi amal jariah bagi saya," tegas Ahsan.

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Presiden Turki saat Memimpin Upacara Peringatan 95 Tahun Kemerdekaan. ( trtworld . com ) dakwatuna...

Eropa Tak Ingin Ada Pemimpin Kuat Macam Erdogan di Timur Tengah Eropa Tak Ingin Ada Pemimpin Kuat Macam Erdogan di Timur Tengah

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Presiden Turki saat Memimpin Upacara Peringatan 95 Tahun Kemerdekaan. (trtworld.com)
dakwatuna.com – Ankara. Jana Jabbour, profesor Hubungan Internasional asal Prancis, mengungkapkan analisisnya terkait sosok Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Menurutnya, Eropa tidak menghendaki adanya pemimpin kuat di Timur Tengah, yang berani bilang “tidak” di hadapan Barat.
“Eropa menghendaki pemimpin-pemimpin yang tunduk patuh di Timur Tengah. Oleh sebab itulah mereka terus menyangkal kemampuan dan kedudukan Turki di kancah internasional,” tambahnya, dilansir dari aa.com.tr/ar, Jumat (22/09/2017).
Jabbour mengungkapkan, hubungan Turki dan Uni Eropa (UE) mulai mengembang ke permukaan sejak partai AKP berkuasa tahun 2002 silam. Menurutnya, itu disebabkan oleh kesalahan Eropa dalam memahami arah pembangunan Turki di masa Erdogan.
Ia menambahkan, Turki ingin dianggap sebagai mitra setara oleh Eropa. Selain itu Turki juga ingin diakui kekuatan yang dimilikinya, serta agar Eropa memberikan status yang layak di kancah internasional. “Tapi Eropa menyangkal itu semua, dan terus menjuluki Erdogan dengan pemimpin Islam diktator,” lanjutnya.
Bahkan Jabbour juga menyebut tindakan Jerman, utamanya Kanselir Angela Merkel, yang seakan memusuhi Turki. Menurutnya itu hanya sebuah propaganda pemilihan. Para pemimpin Eropa umumnya dan Jerman khususnya, beranggapan akan mendapat suara banyak melalui propaganda tersebut.
Di sisi lain, Jabbour sendiri tidak menolak anggapan dari pemimpin Eropa bahwa Erdogan menjalankan kebijakan anti-Barat sejak berkuasa.
Jabbour juga membahas sikap Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Menurutnya, pemimpin baru itu tidak akan menghalangi Istana Elysee untuk melakukan negosiasi aksesi Turki ke UE.
Lanjutnya, Macron sangat menyadari perlunya Eropa terhadap Turki. Utamanya terkait isu pemberantasan teroris dan masalah pengungsian. “Aku melihat Macron mengadopsi kebijakan yang lebih realistis ketimbang Merkel dalam masalah ini,” yakinnya.
Lebih lanjut, Jabbour mengakui bahwa Turki telah menempati posisi yang bagus di kancah internasional. Hal itu terlepas dari berbagai tantangan yang mereka hadapi. Dalam hal ini, ia mengambil contoh peran efektif Erdogan di kancah negara-negara G20.
Terkait sosok Erdogan, Jabbour mengatakan, “Ia pemimpin yang berdiri di samping kaum Muslim dan kaum terzalimi di seluruh dunia. Membela hak-hak rakyat Palestina. Juga tidak segan memberikan bantuan kepada Muslim di Provinsi Rakhine, Myanmar.”
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961 Ia menambahkan, “Uni Eropa terkejut dengan pembelaan Erdogan pada kaum terzalimi serta pidato-pidatonya yang mengkritisi tatanan dunia.”
“Pidato-pidato itu menampilkan Erdogan sebagai sosok pemimpin yang membela hak-hak manusia. Hal itu juga cerminan positif atas reputasi dan kedudukan Turki sebagai negara,” lanjutnya.
Erdogan memang dikenal keras mengkritisi tatanan dunia yang berlaku saat ini. Paling baru, ia menyerukan restrukturisasi di tubuh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ia dengan lantang menyebutkan “Dunia lebih besar dari lima negara.”
Erdogan beranggapan, lima negara pemegang veto di PBB sebagai blok internasional. Jika tidak diubah, menurutnya, maka akan menghambat langkah PBB dalam menyelesaikan berbagai persoalan penting. (whc/dakwatuna)
Sumber: Anadolu Ajansi Arabic

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, bersama Presiden AS, Donald Trump. ( aa . com . tr / ar ) da...

Trump: Kehormatan Besar Bisa Mengenal Sosok Seperti Erdogan Trump: Kehormatan Besar Bisa Mengenal Sosok Seperti Erdogan

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, bersama Presiden AS, Donald Trump. (aa.com.tr/ar)
dakwatuna.com – New York. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memuji kiprah dari Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Bahkan, Trump menekankan, adalah sebuah kehormatan besar bisa mengenal sosok Erdogan.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961 Hal itu disampaikan Trump saat menggelar konferensi pers pasca pertemuan tertutup dengan Erdogan, Kamis (21/09/2017). Dilansir dari aa.com.tr/ar, keduanya menggelar pertemuan di sela-sela Sidang Umum PBB ke-72 di New York.
Trump mengatakan, “Dia (Erdogan, red) adalah sahabatku. Mengenal sosok sepertinya adalah sebuah kehormatan dan keuntungan yang besar. Dia melakukan pekerjaannya di daerah yang sulit di dunia.”
“Jika boleh dikatakan, ia mendapatkan banyak poin. Ia juga bekerja sama dengan Amerika Serikat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, secara khusus Trump juga membahas hubungan negaranya dengan Turki. Katanya, “Ada hubungan persahabatan yang sangat baik antara kedua negara kita. Aku pikir kita belum pernah sedekat ini sebelumnya. Mungkin saja hubungan pribadi (dirinya dan Erdogan) punya peran besar dalam hal ini.”
Presiden AS itu juga menyambut baik keberadaan Erdogan di AS. “Sebuah kehormatan besar melihatnya di AS,” katanya.
Sementara itu, Erdogan mengatakan, “Hari ini kita mengadakan pertemuan bilateral dengan sahabatku, Trump, serta antara delegasi kedua negara kita. Dalam sebuah kesempatan untuk membahas sejumlah isu di Kawasan, dan hubungan bilateral kita.”
“Kita beruntung memiliki kesempatan ini. Aku sampaikan terima kasih terutama pada dirinya (Trump, red),” lanjut Erdogan.
Menurut laporan, pertemuan keduanya dilakukan di sebuah hotel di kota New York. Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu diikuti juga oleh Menlu Turki, Mevlut Covusoglu; Menteri Energi dan Sumber Daya Alam, Berat Albayrak; Kepala Staf Militer, Hulusi Akar; dan Kepala Intelijen, Hakan Fidan. (whc/dakwatuna)
Sumber: Anadolu Ajansi Arabic

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Takwa (ilustrasi). REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama...

Ukuran Sukses adalah Takwa Ukuran Sukses adalah Takwa

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Takwa (ilustrasi).
Takwa (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan tahun baru Islam 1439 hijriah harus menjadi ajang evaluasi diri dan evaluasi kondisi umat Islam. Menurut pandangan Wakil Ketua Umum MUI, Prof Yunahar Ilyas, hikmah tahun baru Islam berdasarkan Surat Al Hasyr Ayat 18, umat Islam diperintahkan untuk melakukan evaluasi diri atau muhasabah.
Prof Yunahar mengatakan, setiap orang harus mengevaluasi diri agar bisa memperbaiki diri di masa yang akan datang. Apa saja yang telah dilakukan di masa lalu harus dievaluasi. Tapi evaluasi tersebut harus memiliki standar supaya ada ukurannya. Agar bisa menilai apakah sudah sukses memperbaiki diri atau belum.
"Ukurannya (sukses memperbaiki diri) bukan harta, pangkat dan jabatan. Ukuran sukses adalah takwa sebab perintah evaluasi diapit dua perintah takwa. Ya ayyuhal ladzina amanut taqullaha wal tandhur nafsum ma qoddamat lighod wattaqullah, di awal (ayat ini) disuruh bertakwa dulu kepada Allah, kemudian evaluasi diri dan akhirnya ditutup dengan takwa," kata Prof Yunahar kepada Republika, Kamis (21/9).https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961
Ia menerangkan, kalau ukurannya adalah takwa maka menyangkut tiga hal, yakni iman, Islam dan ihsan. Jadi, sebagai seorang Mukmin harus mengevaluasi imannya selama ini. Apakah sudah bertauhid dengan benar atau belum. Bertauhid dengan benar artinya tidak mempersekutukan Allah. Jangan sampai melakukan perbuatan syirik karena kalau melakukan perbuatan syirik amal ibadahnya menjadi sia-sia. 
Kedua evaluasi Islam, dia menjelaskan, amal ibadah seorang Muslim dibagi menjadi dua. Pertama ibadah mahdhah seperti sholat dan puasa. Apakah ibadah mahdhah sudah dilakukan dengan ikhlas karena Allah semata dan sesuai tuntunan Rasulullah. Sebab, yang diuji dalam ibadah mahdhah adalah kepatuhan dan kesesuaian. Kedua, ibadah amal, ukurannya harus sesuai dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. 
Prof Yunahar melanjutkan, ukuran takwa yang ketiga adalah ihsan. Artinya terbaik atau sesuatu yang maksimal. "Apakah selama ini hal-hal yang dilakukan sudah hal-hal yang terpuji dan yang mulia dalam kehidupan kita di rumah tangga, dengan tetangga, masyarakat. Kita harus menampilkan yang terbaik, ihsan, seolah dimana pun kita berada yakin Allah selalu menyaksikan kita," jelasnya.

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Alquran JAKARTA — Oleh: Imam Nawawi Sebuah ilustras...

Menyadap Kekuatan Alquran Menyadap Kekuatan Alquran

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Alquran
Alquran
JAKARTA — Oleh: Imam Nawawi



Sebuah ilustrasi menarik pernah disampaikan oleh KH Zainuddin MZ dalam satu ceramahnya, yaitu bahwa janganlah seorang Muslim bersikap terhadap Alquran seperti seorang lurah yang menerima surat dari seorang gubernur, yang selalu membacanya siang-malam, dicium sebelum dan setelah membacanya, diletakkan di tempat yang tinggi, tetapi lupa melaksanakan perintah yang terkandung di dalam surat tersebut.

Ilustrasi dai sejuta umat itu tentang bagaimana seharusnya umat Islam bersikap terhadap Alquran sangat ringan tetapi berdimensi sangat serius. Sangat serius sebab Alquran tidak saja indah dan mengundang pahala serta keberkahan saat dibaca, lebih jauh lagi sangat jelas perintah agar https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961 Alquran benarbenar diamalkan dalam keseharian.

Allah Ta'ala berfirman, "Hai Yahya, ambillah al-Kitab itu dengan sungguh-sungguh." (QS Maryam [19]: 12). Maksudnya adalah pelajari, hayati, pahami, dan pusatkan segala perhatian dan kemampuan terhadap Alquran, tentu saja semua itu agar diri mantap dalam mengamalkannya dalam kehidupan. Sayidina Ali bin Abi Thalib berkata, "Tidak ada gunanya ibadah yang tidak disertai dengan pemahaman. Begitu pula dengan bacaan Alquran dengan tanpa penghayatan."

Oleh karena itu, metode para sahabat Nabi dalam mempelajari Alquran sangatlah tertata dan sistematis. Manna al-Qaththan dalam kitabnya, Mabahits Fii 'Ulumi Alquran, menjelaskan bagaimana para sahabat mempelajari Alquran. Mereka tidak menambah pelajaran Alquran sebelum yang telah dipelajarinya dibaca, dihafal, dan diamalkan.

Dengan metode tersebut, Alquran benar-benar bersarang di dalam sistem kesadaran diri para sahabat. Dalam bahasa Ibrahim Eldeeb pada bukunya, Masyru'uk Khas Ma'a Alquran, mereka merasakan pengaruh Alquran dalam kehidupan. Pengaruh itu hadir sebagaimana kandungan ayat-ayat yang dibaca, seperti sedih, takut, penuh harapan, keinginan berjihad, dan mati sebagai syahid di jalan Allah, cinta keadilan, optimistis akan janji kemenangan dari-Nya, yakin doa-doanya dikabulkan, dan seterusnya.

Sebagaimana pengaruh yang dirasakan Nabi kala Ibnu Mas'ud membacakan Alquran untuknya yang berisi, "Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti) apabila Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu." (QS. An-Nisa [4]: 41). Kedua mata beliau langsung meneteskan air mata dan meminta Ibnu Mas'ud mencukupkan bacaannya.

Pengaruh luar biasa juga dialami Umar bin Khatthab. Bahkan, beliau sampai jatuh sakit selama sebulan karena merasakan takut luar biasa akan ancaman Allah yang terkandung di dalam ayat, "Sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi." (QS at-Thur [52]: 7).

Peristiwa lain dialami oleh Haritsah, "Bagaimana keadaanmu pagi ini, wahai Haritsah?" Ia menjawab, "Seakan aku melihat singgasana Tuhanku terpampang jelas, sementara penduduk surga bersenang-senang di dalam surga dan penduduk neraka tersiksa di dalam neraka." Haritsah hidup dengan semangat tinggi karena penghayatannya dalam membaca Alquran.Untuk itu, marilah membaca Alquran dengan niat untuk bisa menyadap dan menyedot kekuatan Alquran sehingga hidup kita benar-benar sesuai dengan Alquran

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil K...

Tahun Baru Islam Momentum Kebangkitan Spiritual Tahun Baru Islam Momentum Kebangkitan Spiritual

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi.
Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa'adi menyampaikan, MUI mengimbau kepada kaum Muslimin untuk menjadikan tahun baru Hijriyah 1 Muharam 1439 H sebagai momentum kebangkitan spiritual berdasarkan iman, ilmu dan amal saleh. Guna mewujudkan kesalehan pribadi menuju kesalehan sosial demi terwujudnya kemaslahatan umat dan bangsa.

"MUI menyerukan kepada kaum Muslimin agar memasuki tahun baru 1439 H dengan penuh keimanan, ketakwaan dan keikhlasan," kata Zainut kepada Republika.co.id, Kamis (21/9).

Ia menambahkan, MUI juga menyerukan agar kaum Muslimin senantiasa mengharap ridha Allah SWT dalam suasana hati yang sejuk, tenang dan damai. Sambil berdoa semoga di tahun 1439 H dapat meningkatkan amal kebajikan, agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara.

Dia menyampaikan, MUI juga menyerukan kepada kaum Muslimin untuk mengembangkan sikap toleransi (tasamuh), keseimbangan (tawazun) dan adil (i'tidal) dalam menjalankan ajaran agama. Supaya tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan sempit (furu'iyyat) dalam menjalankan ajaran agama. "Demi mewujudkan persaudaraan Islam (Ukhuwah Islamiyyah) yang hakiki untuk menuju persatuan umat dan bangsa," ujarnya.

Ia menegaskan, MUI juga mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia khususnya kepada penyelenggara negara, tujuan dibentuknya NKRI untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tapi, tujuan yang luhur tersebut belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu MUI meminta kepada pemerintah agar lebih sungguh-sungguh bekerja dan berpihak kepada kepentingan rakyat kecil. Sehingga kesenjangan dan ketidakadilan dapat segera diatasi.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961 "MUI juga mengajak kepada seluruh umat Islam dan bangsa Indonesia agar menjadikan tahun baru Islam 1439 H sebagai tahun kepedulian sosial terhadap sesama," ujarnya.

Zainut mengatakan, MUI mengimbau kepada para dermawan (aghniya'), pengusaha BUMN maupun swasta untuk menggalang potensi zakat, infaq dan sedekah. Guna dikelola dengan baik dan ditasharufkan secara amanah kepada pihak yang berhak menerimanya.

"Sebagai bentuk refleksi dari nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, kepedulian dan saling menolong antar sesama dalam kebajikan dan ketakwaan untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang adil, bahagia, sejahtera lahir dan batin," jelasnya.

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Gerakan khatam Alquran (ilustrasi) REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memeringati tahun...

12 Ribu Pegawai Pajak Bertilawah Sambut Tahun Baru Hijriyah 12 Ribu Pegawai Pajak Bertilawah Sambut Tahun Baru Hijriyah

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Gerakan khatam Alquran (ilustrasi)
Gerakan khatam Alquran (ilustrasi)


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memeringati tahun baru Hijriyah 1 Muharam 1439 H, sejumlah karyawan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggelar tilawah bersama di seluruh wilayah Indonesia. Sekitar 12 ribu karyawan DJP dari Sabang sampai Merauke itu bertilawah pada Rabu (20/9).

Inisiator Kegiatan Karyawan Pajak Bertilawah, Ismail mengatakan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi keinginan dari pegawai DJP yang tergabung dalam sejumlah grup di medsos untuk bertilawah. Jadi, ada keinginan dari beberapa pegawai DJP yang ingin membudayakan kegiatan tilawah atau khatam membaca Alquran.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961
"Tilawah ini sebenarnya sudah biasa dilakukan melalui grup WA di Kota Gresik dan beberapa unit kerja lainnya. Namun kali ini terkait peringatan tahun baru Hijriyah dilakukan serentak di 366 unit kerja dari Sabang sampai Merauke," kata Ismail melalui keterangan tertulis kepada Republika.co.id, Kamis (21/9).

Ia menyampaikan, acara tilawah pegawai DJP mendapat respons yang antusias dari seluruh pegawai di daerah yang ada di Indonesia. Padahal pendaftaran baru dibuka melalui media sosial pada Jumat (15/9). Tapi sudah mendapat respons yang sangat luar biasa, hingga akhir pendaftaran pada Senin (18/9) malam sudah terdaftar 360 unit kerja di lingkungan DJP dari Sabang sampai Merauke.

Ia mengungkapkan, diharapkan dengan tilawah bersama membaca Alquran pegawai DJP dari seluruh wilayah Indonesia, kehidupan religius masyarakat Indonesia semakin membaik. "Kita awali tahun baru Islam dengan perbuatan amal baik melalui tilawah agar kita selalu mendapat perlindungan Allah SWT," ujarnya.

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Masih ingatkah anda bahwa di Indonesia pernah ada pembantaian guru ngaji NU bersama Isu kebangkita...

Pembantaian Guru Ngaji NU dengan Isu Kebangkitan PKI Pembantaian Guru Ngaji NU dengan Isu Kebangkitan PKI

tempat belajar ,berdakwah ,berbagi berbagai ilmu islam entah dari artikel maupun video dengan bertujuan meningkatkan iman dan takwa kita

Dakwah dari jajahan iblis laknatullah
Masih ingatkah anda bahwa di Indonesia pernah ada pembantaian guru ngaji NU bersama Isu kebangkitan PKI? Isu PKI tersebut pernah dimunculkan oleh koran Republika dan DDII pada tahun 1998, tujuannya untuk mengalihkan siapa sebenarnya pelaku pembantaian guru ngaji NU.
Sepanjang tahun 1998, masyarakat NU di Jawa Timur, terutama di Banyuwangi dan sekitarnya, merasakan kepahitan luar biasa. Di kantong-kantong NU di daerah ini terjadi gelombang pembantaian dan pembunuhan atas guru-guru ngaji dari warga NU.
Pembantaian tersebut menggunakan kedok “menghabisi dukun santet”. Para pembunuhnya ialah orang-orang misterius dengan berpakaian ala ninja.
Saat terjadi pemubunuhan berantai atas banyak guru ngaji NU ini, Presiden Soeharto baru saja berhenti dari jabatan presiden. Jabatannya sebagai presiden digantikan oleh Wakil Presiden BJ Habibie, orang dekat Soeharto. Habibie pun menjadi orang nomor satu di ICMI, organisasi yang sejak mula didirikan sudah dikritik oleh Ketua Umum PBNU ketika itu, Gus Dur, tetapi kritik itu tidak diatas-namakan aspirasi kalangan Nahdliyin.
Gelombang pembunuhan berantai ini memunculkan provokasi di kalangan msyarakat bawah NU. Tujuannya supaya masyarakat melancarkan tindakan kekerasan. Provokasi ini tidak sukses secara baik.
Awalnya, pembunuhan dilaksanakan terhadap dukun santet oleh orang-orang terlatih. Mereka bergerak cepat dari dusun ke kampung. Sang pembantai segera setelah beraksi menghilang. Tampak sekali semua pembunuhnya ialah pasukan terlatih. Hanya terdapat dua kemungkinan, mereka yang terlatih ialah para jawara atau pasukan eksklusif militer.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961 Segera sesudah itu, pembunuhan berpindah terhadap guru-guru ngaji di kalangan warga NU. Hal ini tentu memunculkan keresahan, simpang siur, saling tegang, dan curiga di kalangan bawah NU. Atas kejadian-kejadia pahit itu, PWNU Jawa Timur menyusun Tim Investigasi PWNU. Tim ini diketuai oleh Choirul Anam. Tim melakukan penyelidikan  berbulan-bulan guna mengungkap aksi durjana pembantaian atas semua ngaji NU itu.
Data dan fakta yang sukses dikumpulkan benar-benar menggetirkan. Korban tewas jumlahnya teramat fantastis, yakni 253 orang. Mereka dibantai di desa-desa di tujuh kabupaten di Jawa Timur. Secara bergelombang pembantaian dilaksanakan di Banyuwangi, Jember, Situbondo, Bondowoso, Pasuruan, Pamekasan, dan Sampang. Korban tewas paling banyak terdapat  di Banyuwangi, yakni* 148 orang.
Dalam temuan Tim, mereka yang mati dibantai secara sadis. Ada yang digantung, dijerat dengan tali, dibakar dalam rumahnya, dipukuli kemudian dibacok, dihanguskan dengan bensin, dan disiksa secara massa. Sebagian besar yang mati itu ialah para guru ngaji dan masyarakat NU. Bahkan di antaranya terdapat pengurus ranting NU dan pengurus masjid.

Sejumlah  pejabat setempat terlibat dalam pembunuhan

Temuan penting lain dari Tim ialah adanya keterlibatan sejumlah  pejabat setempat dalam pembunuhan berantai tersebut. Yang disebut-sebut ialah Bupati Banyuwangi T. Purnomo Sidik, Komandan Kodim Letnan Kolonel Subiraharjo, dan Kepala Polres Banyuwangi Letnan Kolonel Edy Moerdiono.
Salah satu bukti powerful yang ditemukan Tim ialah fotokopian radiogram Bupati yang ditujukan untuk para kepala desa. Radiogram ini dikirim lewat semua camat di wilayahnya, tertanggal 10 Februari 1998, bernomor 300/70/439.0131/ 1998. Instruksi radiogram itu ialah agar aparat di bawah mendata orang-orang yang diperkirakan berpraktik sebagai dukun santet. Hasilnya ialah adanya susunan mereka yang dicurigai sebagai dukun santet.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961 Fotokopian radiogram ini jatuh ke tangan khalayak umum. Susunan ini menjadi di antara penyebab gelombang kekerasan yang mengarah pada pembunuhan sejumlah guru ngaji NU. Jumlah korban melonjak secara drastis selama bulan Juli, Agustus, dan September 1998. Ada seratusan lebih korban, termasuk beberapa guru ngaji dan ulama setempat.

Terungkapnya pelaksana pembantaian guru ngaji NU

Para pelakunya sungguh profesional dan bukan warga setempat. Pelakunya ialah orang-orang berpakaian ala ninja yang beroperasi secara rapi dan sistematis. Tim Investigasi PWNU mengejar provokatornya ternyata terdiri dari banyak gerombolan preman dan bromocorah. Salah seorang yang pernah disebutkan Choirul Anam dalam mengemukakan temuan investigasinya ialah Agus Indriawan. Dia ialah preman yang sehari-harinya berprofesi sebagai calo pengujian kendaraan bermotor di Kantor DLLAJ Banyuwangi. Kelompok Agus ini merekrut para pembantai yang berasal tidak cuma dari Banyuwangi. Ada yang datang dari Surabaya dan sekitarnya.
Laporan Tim Investigasi PWNU memenyebutkan rekrutmen komplotan Agus dilaksanakan secara terencana dan rahasia. Para pembantai direkrut sebagai pembunuh bayaran. Uang imbalannya ada yang sebesar Rp 500.000 hingga Rp 1 juta. Di sekian banyak tempat, untuk mempermudah para pembantai mengemban tugasnya, komplotan tersebut memberikan rambu khusus. Setiap calon korban di dekat rumahnya diberi tanda panah merah. Menandakan sang korban me*sti dibantai.

Isu PKI dimunculkan


Ketika kabar dari peristiwa-peristiwa pembantaian ini menyebar dan praktik-praktik pembunuhan terus terjadi, harian Republika (1 Oktober 1998) yang dekat dengan ICMI memuat berita sensasi. Koran ini mendakwa orang-orang eks-Partai Komunis Indonesia (PKI) mengumpulkan orang-orang guna membunuh sejumlah dukun santet di Banyuwangi. Padahal yang dibunuh ialah para guru ngaji NU, sampai-sampai berita ini menciptakan penyesatan di tengah masyarakat.
Pada tahun 1998 itu, spanduk-spanduk atas nama DDII yang didirikan orang-orang eks Masyumi bertebaran di sekian banyak jalan raya. Mereka mendakwa dan mengingatkan munculnya bahaya komunis. Tuduhan ini sama dengan yang dilaksanakan militer. Saat tersebut militer memakai pola stigma komunis untuk membuat kesimpangsiuran dan memindahkan siapa pelaku sebenarnya.
Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Inf.) Subihardjo dalam dialog masalah santet di Polres Banyuwangi pada 23 September 1998 menyampaikan hal yang sama. Bahkan Kepala Kepolisian RI menyebutkan bahwa pola tindakan semua pelaku pembantaian disusupi gerakan PKI. Di sini terlihat  adanya saling dukung analisis yang teramat sistematis. Analisis seperti itu tidak  digunakan oleh Tim Investigasi PWNU. Ketika diselenggarakan penyelidikan lebih jauh ternyata ada sejumlah anggota ABRI yang tercebur dalam pembantaian keji tersebut. Paling tidak terdapat dua oknum anggota ABRI yang diperkirakan tersangka dalam pembantaian di Banyuwangi.
Majalah D&R edisi No. 017, 12 Desember 1998, pun mencatat keterlibatan empat oknum anggota ABRI. Sayangnya pihak ABRI menyangkal keterlibatan empat oknum tersebut. Melalui siaran pers pada 10 Oktober 1998 sangkalan itu dilakukan. Padahal Kepala Direktorat Reserse Polda Jawa Timur sudah memberi keterangan untuk pers pada 9 Oktober 1998 mengenai penangkapan empat oknum ABRI. Jadi, kesan menutupi adanya keterlibatan anggota ABRI terlihat jelas.

Gus Dur menyebut adanya Operasi Naga Hijau

Gus Dur sebagai Ketua PBNU benar-benar geram melihat fakta itu. Namun ia tetap hati-hati. Gus Dur menyerukan supaya orang NU tidak sembrono mendakwa ada penyusupan PKI meskipun urusan tersebut telah dilontarkan dan provokasi oleh Republika dan dikampanyekan militer. Seruan Gus Dur kemudian diucapkan oleh KH Said Aqil Siradj di halaman Kampus UI, Salemba, Jakarta, pada 1 Oktober 1998.
KH Sad Aqil Siradj mengingatkan supaya warga NU tidak menjadi korban terus. Masyarakat NU tidak boleh terus menerus menjadi objek yang dihadap-hadapkan dengan sosok yang dibuat-buat. Padahal prakteknya pelakunya teramat terlatih, bukan bayang-bayang yang dibuat-buat. Seruan ini guna mengkritik tuduhan para pejabat dan harian Republika yang dekat dengan ICMI , serta spanduk-spanduk DDII. Mereka mengaitkan pembunuhan berantai tersebut dengan gerakan komunis.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wScenicpuzzle_5644961 Pada 14 Oktober 1998 tokoh-tokoh NU menyelenggarakan rapat di Tuban yang dihadiri lebih dari 2.000 kiai. Mereka bertemu dengan para pejabat kaamanan dari Jawa Timur. Para kiai langsung menghujani para pejabat dengan bergai pertanyaan. Mereka menyinggung para pejabat keamanan memberi sokongan dalam pembunuhan berantai guru ngaji NU itu.
Peristiwa ini lantas menimbulkan suatu analisis adanya operasi tertentu. Gus Dur setelah pertemuan itu menyebut adanya Operasi Naga Hijau. Yang menjadi korban ialah warga NU bawah menjelang Pemilihan Umum 1999. Adanya pemakaian isu komunis dimaksudkan guna menggilas orang-orang NU dan mengaduk-aduknya. Pengipasnya di antaranya koran  Republika dan spanduk-spanduk DDII yang mendapat angin, sebab Habibie ketika itu sedang menjadi presiden pengganto Soeharto.
Kasus pembantaian sejumlah guru ngaji ini oleh Komnas HAM pernah berkeinginan diselediki kembali. Pada 2007, muncul niat guna menjadikan permasalahan ini berindikasi powerful pelanggaran HAM. Tapi hasilnya tidak menunjukkan kebijakan apa pun. Kejahatan pembantaian atas sejumlah guru ngaji hingga sekarang dikenang sebagai di antara tragedi memilukan untuk warga NU. Sekaligus mengindikasikan penyelesaian yang tidak jelas atas aksi durjana tersebut.
source