sebuah tempat yang berisi berita, informasi dan posting-posting mengenai Islam secara global atau luas DAN semoga yang di share disini bermanfaat untuk kita semua .amiin ya Allah
(DAKWAHMELALUIBLOG)
------
This blog contains news, information and posts about Islam globally or broadly AND hopefully this blog useful for us all .amiin ya Allah (DAKWAHMELALUIBLOG)
Dakwah dari jajahan iblis laknatullah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, bersama Presiden AS, Donald Trump. (aa.com.tr/ar)
dakwatuna.com –
New York. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memuji kiprah
dari Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Bahkan, Trump menekankan,
adalah sebuah kehormatan besar bisa mengenal sosok Erdogan.
Hal itu disampaikan Trump saat menggelar
konferensi pers pasca pertemuan tertutup dengan Erdogan, Kamis
(21/09/2017). Dilansir dari aa.com.tr/ar, keduanya menggelar pertemuan di sela-sela Sidang Umum PBB ke-72 di New York.
Trump mengatakan, “Dia (Erdogan, red)
adalah sahabatku. Mengenal sosok sepertinya adalah sebuah kehormatan dan
keuntungan yang besar. Dia melakukan pekerjaannya di daerah yang sulit
di dunia.”
“Jika boleh dikatakan, ia mendapatkan banyak poin. Ia juga bekerja sama dengan Amerika Serikat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, secara khusus Trump
juga membahas hubungan negaranya dengan Turki. Katanya, “Ada hubungan
persahabatan yang sangat baik antara kedua negara kita. Aku pikir kita
belum pernah sedekat ini sebelumnya. Mungkin saja hubungan pribadi
(dirinya dan Erdogan) punya peran besar dalam hal ini.”
Presiden AS itu juga menyambut baik keberadaan Erdogan di AS. “Sebuah kehormatan besar melihatnya di AS,” katanya.
Sementara itu, Erdogan mengatakan, “Hari
ini kita mengadakan pertemuan bilateral dengan sahabatku, Trump, serta
antara delegasi kedua negara kita. Dalam sebuah kesempatan untuk
membahas sejumlah isu di Kawasan, dan hubungan bilateral kita.”
“Kita beruntung memiliki kesempatan ini. Aku sampaikan terima kasih terutama pada dirinya (Trump, red),” lanjut Erdogan.
Menurut laporan, pertemuan keduanya
dilakukan di sebuah hotel di kota New York. Pertemuan yang berlangsung
sekitar satu jam itu diikuti juga oleh Menlu Turki, Mevlut Covusoglu;
Menteri Energi dan Sumber Daya Alam, Berat Albayrak; Kepala Staf
Militer, Hulusi Akar; dan Kepala Intelijen, Hakan Fidan. (whc/dakwatuna)
Assalamu'alaikum wr.wb nama saya REZA PALEPY ,saya sangat menyukai dalam hal ngeblog dan berbagi apapun yang menurut saya baik . selain itu, saya berharap dari blog ini bisa menjadi pahala abadi saya yang tidak terputus sampai saya mati .saya berharap untuk semua saudara yang datang berkunjung jangan lupa tinggalkan jejak dan follow.terima kasih sebelumnya .Read More..
0 komentar:
Post a Comment